TfCoBUA5GUO9GUA5BUM7TSAp
Anda cari apa?

Labels

LMS 2026 Dorong Transformasi Media Lokal Jadi Entitas 'Beyond Media'

Local Media Summit 2026 mendorong media lokal bertransformasi menjadi entitas Beyond Media melalui inovasi bisnis dan kolaborasi ekosistem.
Local Media Summit (LMS) 2026
Local Media Summit (LMS) 2026


JAKARTA, BABAD.ID | Stori Loka Jawa – Pertemuan tahunan pengelola media lokal terbesar di Indonesia, Local Media Summit (LMS) 2026, kembali digelar untuk mendorong media daerah bertransformasi menjadi entitas Beyond Media di tengah perubahan lanskap digital. 

Forum yang digagas oleh Suara.com bersama International Media Support (IMS) ini diselenggarakan selama dua hari dengan melibatkan sekitar 150 hingga 200 peserta dari berbagai kalangan industri media.

Pemimpin Redaksi Suara.com sekaligus salah satu inisiator LMS, Suwarjono, menekankan pentingnya integrasi media lokal ke dalam ekosistem yang lebih luas akibat keterbatasan modal dan ketersediaan kru di newsroom.

"Keterbatasan modal dan kru di newsroom mengharuskan media lokal terintegrasi ke dalam ekosistem yang lebih luas. Tidak hanya media arus utama, tetapi juga melibatkan media Gen Z, homeless media, content creator mandiri, hingga UMKM dan komunitas lokal, melalui inovasi serta kolaborasi atau sinergi," ungkap Suwarjono.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, LMS 2026 menyoroti momen efisiensi dan perubahan lanskap digital sebagai titik awal transisi bagi media daerah. 

Media lokal didorong untuk tidak sekadar menjadi penerbit berita konvensional, tetapi juga berkembang sebagai agensi lokal, pengelola komunitas, hingga penyelenggara acara regional yang sehat secara finansial.

Rangkaian acara rencananya dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi) serta Ketua Dewan Pers. 

Forum ini menghadirkan beragam format kegiatan, mulai dari konferensi, talkshow, learning session, workshop, hingga coaching clinic. 

Fokus utama pembahasan meliputi topik-topik praktis seperti pembongkaran model bisnis dan pendapatan alternatif (Beyond Advertising), pengelolaan komunitas (Beyond Audience), serta adaptasi Generative Engine Optimization atau GEO (Beyond Search).

Selain itu, para peserta juga akan mendiskusikan topik akses pendanaan hibah non-iklan, keamanan dan aset digital, sindikasi konten lintas area, fenomena serta peluang jurnalis kreator, hingga model pendapatan yang inovatif.

Materi dalam LMS 2026 dibawakan oleh narasumber dari berbagai sektor, antara lain perwakilan pemerintah, Dewan Pers, platform internet dan media sosial, lembaga periklanan, akademisi, pakar teknologi, pakar keamanan digital, pengelola acara, perwakilan swasta, serta pengelola media lokal yang dinilai berprestasi dan inovatif.

Melalui forum ini, penyelenggara berharap para peserta dari berbagai daerah dapat pulang dengan membawa kerangka bisnis yang riil, penguasaan teknologi digital, serta jaringan kolaborasi yang solid demi mencapai kemandirian media.

LMS sendiri merupakan inisiatif tahunan yang diadakan sejak 2022 guna mempertemukan pengelola media daerah dan skala kecil dengan pemangku kepentingan ekosistem media nasional.

Forum ini bertujuan mendorong transformasi teknologi, keberlanjutan bisnis, dan penguatan kualitas jurnalisme di tingkat lokal. Hingga saat ini, tidak kurang dari 700 peserta yang mewakili media lokal dan berbasis platform telah terhubung dalam jaringan Local Media Community.***

0Komentar

Tambahkan komentar
© Copyright - berita.babad.id

Info

  • Griya Lestari D3 12A, Ngaliyan, Kota Semarang
  • 085875035147
  • redaksibabad.id@gmail.com