![]() |
| Siti Nur Fadhilatul Khasanah, santri kelas XII MA Roudlotusysyubban Winong, Pati. (dok) |
PATI, BABAD.ID | Stori Loka Jawa – Siti Nur Fadhilatul Khasanah, santri kelas XII MA Roudlotusysyubban Winong, berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Ke-9 tingkat Kabupaten Pati tahun 2026. Atas pencapaian tersebut, ia resmi didelegasikan untuk mewakili Kabupaten Pati dalam ajang OBA Ke-9 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung di Magelang pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam kompetisi tingkat kabupaten, Siti yang mewakili madrasah swasta di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, berhasil mengungguli perwakilan dari sejumlah madrasah terkemuka di Kabupaten Pati. Beberapa pesaing yang berhasil dilampauinya antara lain peserta dari MAN 1 Pati yang meraih Juara 2, MAN 2 Pati sebagai Juara 3, MA Manahijul Huda Dukuhseti sebagai Juara Harapan 1, serta peserta dari MA Salafiyah Kajen.
Keberhasilan ini dicapai melalui proses persiapan intensif dan kolaborasi terarah antara pihak madrasah dengan Pondok Pesantren Roudlotusysyubban. Pembina Olimpiade Bahasa Arab MA Roudlotusysyubban, Ustadz Ahmad Fauzan, S.S., M.S.I., memberikan bimbingan khusus untuk memperkuat penguasaan materi kebahasaan, latihan soal, serta kesiapan mental Siti.
Selain pembinaan akademik, kemampuan kebahasaan Siti ditunjang oleh program unggulan pesantren, yakni pembelajaran membaca kitab kuning dengan metode Amtsilati serta program Tahfidz Al-Qur'an menggunakan metode Quantum.
![]() |
| Kepala MA Roudlotusysyubban Winong, Drs. Achmad Mustagfiri serahkan sertifikat penghargaan. |
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Forum MGMP Bahasa Arab se-Indonesia Nomor 059/A/PP.SP.mP-OBA9-P/2026 tertanggal 5 Juli 2026, OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah akan digelar di Pondok Pesantren Ihsanul Fikri Mungkid, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.
Pihak madrasah saat ini tengah melaksanakan pembimbingan intensif selama lebih dari satu bulan guna mempersiapkan Siti menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat provinsi.
Siti Nur Fadhilatul Khasanah merupakan siswa kelahiran Rembang, 11 Agustus 2009, dan anak ketiga dari pasangan almarhum Mustofa dan Siti Mariyah. Di tengah keterbatasan ekonomi dan setelah kehilangan sosok ayah belum genap dua tahun lalu, Siti tetap konsisten dalam mengejar prestasi akademik maupun keagamaan.
Motivasi belajarnya juga dipengaruhi oleh keteladanan sang kakak, Zaimatut Taqiyya, yang sebelumnya dikenal aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi serupa semasa bersekolah di madrasah yang sama.
Kepala MA Roudlotusysyubban Winong, Drs. Achmad Mustagfiri, yang juga aktif sebagai Sekretaris KKM MAN 1 Pati dan mantan Sekretaris LP Ma’arif Pati, terus mendukung persiapan Siti menuju ajang tingkat provinsi.
"Perjalanan menuju tingkat provinsi ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum bagi Siti untuk kembali menunjukkan bahwa santri dari madrasah swasta kecil di tengah desa mampu berjuang dan berprestasi di panggung kompetisi yang lebih luas,” katanya.***

