TfCoBUA5GUO9GUA5BUM7TSAp
Anda cari apa?

Labels

Sambut Muktamar ke-35 NU, PCNU Jombang Siapkan Inisiatif 99 Masjid Ramah Muktamirin

Menyambut Muktamar ke-35 NU di Jombang, PCNU menyiapkan 99 Masjid Ramah untuk tempat ibadah, istirahat, dan pelayanan sosial bagi para muktamirin.


JOMBANG, BABAD.ID | Stori Loka Jawa – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang meluncurkan inisiatif "99 Masjid Ramah Muktamirin" menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). 

Gerakan ini dirancang untuk menyambut para peserta (muktamirin) dan tamu undangan yang akan menghadiri forum tertinggi NU tersebut di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026 mendatang.

Ketua PCNU Kabupaten Jombang, KH Fahmi Amrullah Hadziq (Gus Fahmi), menyampaikan bahwa pemilihan angka 99 masjid tersebut memiliki landasan filosofis mendalam yang diambil dari Asmaul Husna. Melalui inisiatif ini, seluruh masjid yang terlibat diharapkan mampu memancarkan nilai kasih sayang (Ar-Rahman) dan kedamaian (As-Salam) bagi siapa saja yang datang.

"Muktamar bukan hanya milik panitia, bukan hanya milik peserta Muktamar, tetapi menjadi momentum seluruh warga Kabupaten Jombang untuk bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik," ujar Gus Fahmi yang juga merupakan Pengasuh Pesantren Putri Tebuireng pada Rabu (19/8/2026). 

Ia menambahkan, "Masjid menjadi salah satu pintu utama untuk memberikan pelayanan dan memuliakan para tamu Allah yang datang ke Jombang."

Lebih lanjut, Gus Fahmi menjelaskan bahwa puluhan masjid yang disiapkan tidak hanya difungsikan sebagai sarana ibadah ritual semata. 

Masjid-masjid tersebut dirancang menjadi ruang yang nyaman dan penuh persaudaraan agar para muktamirin dari berbagai penjuru Nusantara hingga luar negeri dapat memanfaatkannya untuk beristirahat, bersilaturahmi, sekaligus mengakses pelayanan sosial.

"Kita ingin para muktamirin ketika datang ke Jombang merasakan keramahan masyarakat pesantren. Mereka bisa beribadah dengan nyaman, beristirahat, bersilaturahmi, dan mendapatkan pelayanan yang baik. Inilah karakter Jombang sebagai Kota Santri," tutur Gus Fahmi.

Gerakan penyediaan 99 masjid ramah ini sekaligus mengusung misi besar untuk merevitalisasi fungsi masjid sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah SAW, yakni sebagai pusat pelayanan sosial, pendidikan, musyawarah, dan peradaban umat. 

Selain itu, keterlibatan aktif warga dalam program ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat. Dalam tradisi pesantren dan NU, memuliakan tamu (ikramuddhuyuf) dinilai sebagai bagian inti dari ajaran akhlak, sehingga kesuksesan agenda nasional ini menjadi tanggung jawab bersama masyarakat Jombang.***

0Komentar

Tambahkan komentar
© Copyright - berita.babad.id

Info

  • Griya Lestari D3 12A, Ngaliyan, Kota Semarang
  • 085875035147
  • redaksibabad.id@gmail.com