TfCoBUA5GUO9GUA5BUM7TSAp
Anda cari apa?

Labels

LPJ PBNU Periode 2021-2016 Diterima Secara Aklamasi di Muktamar ke-35 NU

Laporan Pertanggungjawaban PBNU periode 2021-2016 diterima secara aklamasi dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 NU di Jombang dengan sejumlah catatan org

Suasana Sidang Pleno Muktamar ke-35 NU. Sidang memutuskan menerima LPJ PBNU periode 2021-2016. (Media Center)


JOMBANG, BABAD.ID | Stori Loka Jawa - Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) secara resmi menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2016 secara aklamasi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). 

Keputusan ini diambil setelah jajaran Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang (PCNU) menyampaikan pandangan akhir yang secara umum memberikan apresiasi serta sejumlah catatan strategis.

Proses penerimaan laporan dilakukan setelah berbagai wilayah memaparkan tanggapan mereka terhadap kinerja PBNU selama satu periode terakhir. 

Berdasarkan laporan persidangan, sejumlah wilayah seperti PWNU Aceh dan PWNU Lampung menyatakan menerima laporan tersebut tanpa memberikan catatan khusus. Bahkan, PWNU Lampung menyatakan kesiapannya untuk menerima kembali laporan pada periode berikutnya dari kepemimpinan yang sama.

Namun, beberapa pengurus wilayah lainnya memberikan rekomendasi untuk penguatan organisasi ke depan. PWNU Kalimantan Tengah menekankan pentingnya penguatan pendampingan organisasi di tingkat daerah. Sementara itu, PWNU Jawa Timur memberikan catatan teknis mengenai perluasan pelaksanaan PMKNU dan PKWK, serta mendorong agar kegiatan yang bersifat sektoral diintegrasikan ke dalam ekosistem keorganisasian NU yang lebih padu.

Di wilayah Indonesia Timur, sebanyak 10 PCNU di Maluku menyatakan menerima laporan tersebut secara penuh. Hal senada disampaikan oleh sembilan PCNU di Bali dan PWNU Nusa Tenggara Barat yang menyepakati hasil laporan dengan baik.

Menanggapi hasil sidang tersebut, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyatakan akan menindaklanjuti seluruh masukan yang telah disampaikan oleh para muktamirin pada periode kepengurusan selanjutnya.

“Terima kasih atas kelapangan dada dan semua catatan. Semua akan ditindaklanjuti PBNU periode ke depan. Secara pribadi, atas nama Yahya Cholil Staquf dan mewakili jajaran syuriah serta tanfidziyah, saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan berkhidmah yang diberikan dan mohon maaf atas segala kesalahan. Semoga Allah memberikan kita keberkahan lahir dan batin,” ujar Yahya Cholil Staquf dalam persidangan tersebut.

Diterimanya LPJ ini secara penuh menandai berakhirnya evaluasi pelaksanaan kerja PBNU untuk satu periode kepengurusan. Berbagai catatan yang muncul dalam pleno ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi dalam pengembangan program kerja Nahdlatul Ulama pada masa mendatang.***

0Komentar

Tambahkan komentar
© Copyright - berita.babad.id

Info

  • Griya Lestari D3 12A, Ngaliyan, Kota Semarang
  • 085875035147
  • redaksibabad.id@gmail.com