Simulasi penjemputan yang dipusatkan di Kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum Tambakberas tersebut menyasar alur penerimaan muktamirin yang datang dari berbagai pelosok tanah air maupun mancanegara. Usai uji coba, Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh yang akrab disapa Gus Rozaq, menyatakan bahwa uji coba awal ini menjadi bahan evaluasi untuk mematangkan persiapan pelayanan.
"Dari simulasi hari ini ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, karena memang hari ini baru awal. Akan terus kita perbaiki dan Insya Allah akan lebih matang lagi," ucap Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, usai simulasi.
Menurut Gus Rozaq, penggunaan armada tersebut merupakan bagian dari upaya panitia untuk memberikan pelayanan prima dan kenyamanan bagi para muktamirin. Selain menunjang kepraktisan pergerakan peserta di dalam kompleks pesantren, pengoperasian becak listrik dan golf car ini juga ditargetkan dapat menekan kepadatan kendaraan bermotor di area pesantren.
Berdasarkan alur mobilitas yang disiapkan, peserta yang tiba di Jombang akan diarahkan menuju Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Setelah menjalani skrining di ruang holding serta menyelesaikan verifikasi dokumen dan pencetakan ID Card resmi, para peserta kemudian diantar menuju lokasi penginapan masing-masing menggunakan armada ramah lingkungan yang telah disediakan.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026. Perhelatan akbar ini diperkirakan akan diramaikan oleh belasan ribu orang yang terdiri dari peserta, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai wilayah. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk membuka secara resmi gelaran muktamar tersebut pada 27 Agustus 2026.***
