TfCoBUA5GUO9GUA5BUM7TSAp
Anda cari apa?

Labels

Nazih Sadatul Kahfi, Wisudawan Terbaik S2 FTIK UIN Walisongo dengan Karya Ilmiah Internasional dan Pengalaman Student Mobility di Malaysia dan Singapura

Wisudawan Terbaik S2 PAI UIN Walisongo raih Awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP dan berbagai pencapaian di tingkat global.

Nazih Sadatul Kahfi, Wisudawan Terbaik S2 FTIK UIN Walisongo

SEMARANG, BABAD.ID | Stori Loka Jawa -
Nazih Sadatul Kahfi, Wisudawan Terbaik S2 Pendidikan Agama Islam dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Walisongo, tidak hanya mengukir prestasi akademik di tingkat nasional, tetapi juga menunjukkan prestasi di tingkat internasional. 

Ia meraih Awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP dan berbagai pencapaian di tingkat global, termasuk pengalaman student mobility di luar negeri yang menambah wawasan internasionalnya.

Nazih memiliki pengalaman berharga dalam student mobility di Malaysia dan Singapura, di mana ia belajar di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Tanjung Malim, Malaysia. 

"Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya. Selain mempelajari pendekatan pendidikan yang berbeda, saya juga berinteraksi dengan mahasiswa internasional dari berbagai latar belakang budaya yang memperkaya perspektif saya tentang pendidikan," kata Nazih yang dihubungi tim babad.id hari ini, Sabtu, 7 Februari 2026.

Di samping prestasi akademik yang gemilang, Nazih juga aktif dalam berbagai konferensi internasional, memperkenalkan karya-karyanya di tingkat global. Beberapa publikasi ilmiah yang berhasil ia terbitkan antara lain Integration of Theology and Science and Technology: Transforming Islamic Education Towards the Golden Generation of 2045 dan Aligning Islamic Education with the Challenges of the Industrial Revolution 4.0: Opportunity or Threat? yang dipublikasikan pada 2024. 

Tak hanya itu, Nazih juga menjadi presenter di sejumlah konferensi internasional bergengsi, seperti di The 1st NIDA International Conference di Jakarta, AICOMS di Ponorogo, dan The 8th  ICONZ di ITB Bandung.

"Saya merasa beruntung bisa berpartisipasi dalam berbagai konferensi internasional yang memungkinkan saya untuk bertukar ide dan berbagi pengetahuan dengan para ahli dan akademisi dari seluruh dunia," ungkapnya. 

"Pengalaman ini tidak hanya memperluas jaringan saya, tetapi juga meningkatkan kualitas penelitian saya di bidang pendidikan agama Islam,” imbuhnya.

Nazih juga aktif di dalam negeri sebagai narasumber dalam berbagai seminar dan workshop, seperti di Seminar Akademik UPSI-UIN Walisongo di Malaysia dan Seminar The 8th ICONZ di Bandung. Semua pengalaman internasional ini semakin mengukuhkan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan Islam di tingkat global.

Selain itu, ia juga berkontribusi aktif dalam organisasi kemahasiswaan di UIN Walisongo, seperti menjadi Koordinator CIB Pascasarjana UIN Walisongo. 

Menurutnya, organisasi memberi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi yang sangat penting dalam dunia akademik dan profesional.

Sebagai langkah selanjutnya, Nazih berencana untuk mengaplikasikan ilmu yang telah ia pelajari di dunia pendidikan. 

"Pengalaman internasional yang saya dapatkan akan saya manfaatkan untuk memberikan kontribusi positif bagi pendidikan Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Nazih, yang juga berharap dapat melanjutkan studi S3 di masa depan setelah mendapatkan pengalaman kerja.

0Komentar

Tambahkan komentar
© Copyright - berita.babad.id

Info

  • Griya Lestari D3 12A, Ngaliyan, Kota Semarang
  • +628587503514
  • redaksibabad.id@gmail.com